Selamat Datang di Laman Resmi PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung

Kamis, 17 November 2016

SEKOLAH 3B EDISI 1: AJAK PESERTA UNTUK ‘MENGAJI’ DAN MENJAWAB TANTANGAN GLOBALISASI BERSAMA IPNU IPPNU

Serius: Dari kiri Alvian, Sinta dan Yogie saat memberikan materi di diskusi kepemudaan
Pelajar NU Online – Sekolah 3B edisi perdana telah diresmikan oleh Kyai Abdullah SAM beberapa waktu lalu, tepatnya pada hari Sabtu (05/11/2016). Peserta dalam kegiatan ini didominasi oleh pelajar, khususnya pelajar se-Kecamatan Sumberpucung. Kegiatan pada saat itu tidak hanya ceremonial peresmian saja namun dilanjutkan dengan kegiatan diskusi kepemudaan dan bedah film yang dibawakan oleh kader-kader terbaik dari IPNU IPPNU.

Aditya Yogie, Alvian dan Sinta Dewi membawakan materi pertama yakni diskusi kepemudaan. Hal tersebut menjadi penting mengingat IPNU IPPNU adalah sebuah organisasi kepemudaan  dan pelajar dibawah naungan Nahdlatul Ulama. Pada sesi materi tersebut para pemateri mengajak sekitar 50 pelajar yang mengikuti forum untuk tidak hanya fokus dalam belajar di sekolah saja.

“Sekolah adalah salah satu tempat penting kita untuk mencari ilmu yang sifatnya umum. Namun, jangan lupa bahwa kita juga harus meningkatkan ilmu agama kita dengan ikut mengaji di TPQ, Madin, Pesantren”, cetus Sinta.

Diskusi panel tersebut juga menjadi forum yang menarik karena pemateri memberikan pandangan berbeda sehingga memperkaya diskusi malam itu. Hal demikian seperti yang disampaikan oleh Alvian.

“Pemuda sekarang telah menghadapi era globalisasi yang sedemikan rupa. Apa yang baik dari globalisasi mari kita gunakan sebaik-baiknya”, pungkas Koordinator Bidang Organisasi IPNU Sumberpucung

Lebih jauh lagi Mahasiswa Strata-1 Jurusan Hukum UNIKAMA menyatakan hal senada dengan Sinta.   “Kita juga harus membentengi diri kita dari pengaruh buruk globalisasi. Bagaimana caranya?”, tanya Alvian kepada peserta.

“Salah satu caranya adalah dengan mengikuti kegiatan-kegiatan positif, seperti di IPNU IPPNU. Disini kita diajari berorganisasi, melatih kemampuan soft skill, kepemimpinan dan lain sebagainya. Yang terpenting dan paling penting adalah tetap terus diajak mengaji dan belajar”, lanjut Alvian.

Sedangkan Yogie memberikan pandangannya tentang kepemimpinan seperti motivasi yang diberikan. “Pemuda adalah pemimpin masa depan”, seru Wakil Ketua II IPNU Sumberpucung.

Seusai istirahat shalat Isya, peserta kembali mengikuti kegiatan menarik lainnya. Kali ini, Muhammad Anis Yahya, Ketua IPNU Kecamatan Donomulyo mengajak peserta menyaksikan dan membedah film Sang Kyai. Seperti diketahui, film tersebut menceritakan tentang perjuangan para ulama di bawah komando Hadaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari ketika melawan penjajah.

Sekolah 3B edisi pertama itu direspon antusias oleh seluruh peserta yang ikut, tak terkecuali para pengurus IPNU IPPNU Sumberpucung. Harapan dari seluruh anggota adalah bisa melaksakan kegiatan rutin semacam ini dengan berbagai materi dan forum yang berbeda, meminjam istilah umum “Serupa Tapi Tak Sama”. (cha)


0 komentar:

Posting Komentar