Selamat Datang di Laman Resmi PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2016

DIMINTA MENJADI JURI CERDAS CERMAT, IPNU IPPNU SUMBERPUCUNG TUGASKAN LUTFI DAN SINTA

Lantang: Ahmad Lutfi Munir (kanan) membacakan soal bersama Sinta Dewi Rachma Wati (kiri)
Pelajar NU Online – IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung kembali dipercaya oleh Madin (Madrasah Diniyah) Baitul Izah, Dusun Suko, Desa Sumberpucung untuk menjadi juri dalam kegiatan cerdas cermat, Kamis (08/12/2016). Kegiatan cerdas cermat ini adalah serangkaian kegiatan selain lomba adzan, mewarnai, tartil dan hafalan surat pendek yang diselenggarakan oleh Madin Baitul Izah dalam rangka memperingati Maulid Nabi SAW 1438 H.

Di kesempatan ini, pengurus PAC IPNU IPPNU Sumberpucung menugaskan kepada dua kader terbaiknya untuk menjadi juri di kegiatan yang bertema "Kita Hidupkan Semangat Kepemimpinan yang Berjiwa Sosial dan Berwawasan Global". Mereka adalah Rekan Ahmad Lutfi Munir, Koordinator Bidang Keagamaan dan Pengembangan Lingkungan serta Rekanita Sinta Dewi Rachma Wati, Sekretaris IPPNU Sumberpucung. Diiringi guyuran hujan, dua juri ini tetap semangat membacakan soal demi soal di hadapan puluhan peserta. Dalam hal soal yang dibacakan meliputi tajwid, sejarah nabi dan rasul, akhlak, dll.

Rencananya pemenang dalam lomba cerdas cermat ini akan diberikan penghargaan di kegiatan puncak peringatan Maulid Nabi SAW 148 H. di Masjid Baitul Izah, Minggu (11/12/2016).

“Seluruh pemenang lomba kegiatan ini akan diumumkan di malam puncak peringatan Maulid Nabi SAW yang akan dihadiri oleh para wali santri pada hari Minggu esok di Masjid Baitul Izah Suko”, tutur Setiawan, koordinator kegiatan. (ncp)


Jumat, 02 Desember 2016

KETUA IPNU DUSUN PAKEL: DENGAN SEMANGAT PEMUDA, MARI KITA GUNCANGKAN DUNIA!

Heroik: Muhammad Rofi Akbar (Kanan), Ketua IPNU Pakel menyampaikan pidatonya di depan khalayak bersama Nugraha Chandra (Kiri), Ketua IPNU Sumberpucung.
Pelajar NU Online – Deklarasi anak ranting IPNU IPPNU Dusun Pakel, Desa Sumberpucung dengan tema “Pemuda Sekarang adalah Pemimpin Masa Depan” menempatkan Muhammad Rofi Akbar sebagai Ketua PAR IPNU Dusun Pakel, Sabtu (26/11/2016). Putra dari Bapak Arso Utomo dan Ibu Sulastri ini berhasil memimpin teman-temannya dalam menyukseskan kegiatan Deklarasi dan Sekolah 3B bersama Muhammad Maksum, Ketua Panitia kegiatan.

Di kegiatan pembuka, Chandra selaku Ketua IPNU Sumberpucung di sela sambutannya memberikan kesempatan kepada Rofi, Ketua PAR IPNU Dusun Pakel untuk berpidato didepan tokoh-tokoh dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan. Dalam sambutannya, Rofi, siswa kelas 9 SMP Islam Ngebruk itu mengajak pelajar-pelajar yang hadir di forum tersebut untuk terus bersemangat dalam belajar, berjuang, dan bertaqwa dan terus aktif dalam kegiatan IPNU IPPNU.

“Mari kita bersama untuk terus berproses di IPNU IPPNU. Berawal dari Dusun Pakel ini, saya berharap nantinya bisa menginspirasi seluruh pemuda dan pelajar yang ada di Kecamatan Sumberpucung ini. Mari kita meneguhkan semangat belajar, berjuang, bertaqwa dalam diri kita”, ajak Rofi.

Pemuda kelahiran 04 Juli 2002 melanjutkan pidato singkatnya dengan memberikan sebuah ungkapan dari Sang Proklamator Kemerdekaan, Ir. Soekarno. Ia berharap dapat memotivasi rekan-rekanita yang lainnya untuk terus menjadi lebih baik dan terus aktif dalam kegiatan kemasyarakatan di kampungnya masing-masing.

“Rekan-rekanita sekalian mari kita membaca tema pada kegiatan ini bahwa kita akan menjadi pemimpin masa depan. Bung Karno pernah bilang ‘Beri Aku Sepuluh Pemuda maka akan Kuguncangkan Dunia’ dan dengan semangat pemuda mari kita guncangkan dunia dari Dusun Pakel ini”, tutup Rofi. (tam)

Kamis, 01 Desember 2016

MEMUNCULKAN PEMIMPIN MASA DEPAN DALAM DEKLARASI ANAK RANTING IPNU IPPNU DUSUN PAKEL SUMBERPUCUNG

Antusias: Rekan-Rekanita IPNU IPPNU Sumberpucung bersama warga masyarakat
Pelajar NU Online – Dalam melaksanakan program kaderisasi di lini bawah, PAC IPNU IPPNU Sumberpucung terus melahirkan ide-ide cemerlang dan inovatif untuk mengenalkan IPNU IPPNU kepada pemuda, pelajar, dan masyarakat luas terutama di dusun-dusun. Beberapa hari yang lalu, segenap pengurus IPNU IPPNU Sumberpucung berhasil mendeklarasikan PAR (Pimpinan Anak Ranting) IPNU IPPNU Dusun Pakel, Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung pada Sabtu, (26/11/2017).

Kegiatan yang berlangsung di Mushola Nur Sabilillah RT. 16 Dusun Pakel, Sumberpucung dihadiri oleh tokoh lokal setempat seperti para ustad, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT, takmir mushola, jamaah tahlil dan sebagainya. Tak ketinggalan, perwakilan dari pengurus PC IPNU IPPNU Kabupaten Malang juga hadir dalam kegiatan.

Dalam sambutan pembukanya, Ketua IPNU Sumberpucung, Chandra mengaku bersemangat dan antusias atas hari bersejarah dengan berdirinya anak ranting pertama di Kecamatan Sumberpucung.

“Anak ranting IPNU IPPNU Dusun Pakel adalah yang pertama di Kecamatan Sumberpucung. Berawal dari tempat inilah akan tumbuh pemimpin-pemimpin masa depan, pemimpin yang memiliki akhlak baik, pemimpin yang bisa menjadikan Indonesia menjadi lebih baik”, pungkas alumnus Sastra Inggris UIN Malang itu.

Ustad Hari, perwakilan dari tokoh masyarakat setempat juga mendukung adanya anak ranting IPNU IPPNU di Dusun Pakel. Dengan demikian akan hidup lagi kegiatan-kegiatan yang selama ini vakum di masyarakat khususnya di wilayah kepemudaan.

“Saya berharap nantinya ada kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh IPNU IPPNU Dusun Pakel ini. Manfaatkan organisasi IPNU IPPNU ini untuk sarana belajar dan juga menghidupkan lagi kegiatan-kegiatan yang melibatkan pemuda”, harap Hari.

Kegiatan deklarasi yang mengusung tema “Pemimpin Sekarang adalah Pemimpin Masa Depan” itu tidak hanya selesai usai pembukaan. Namun, setelahnya ada kegiatan sholawat diba yang diikuti oleh jamaah sekitar mushola.

Setelah itu diadakan peserta yang didominasi oleh pelajar tersebut mengikuti ngaji kitab yang langsung dibimbing oleh Ustad Ghofur Yajalali, Pembina IPNU IPPNU Sumberpucung. Sebagai penutup kegiatan, pada hari Minggu (27/11/2016) diadakan khotmil Qur’an. Kegiatan tadi rencananya akan menjadi kegiatan rutin tiap bulannya yang dilaksanakan oleh IPNU IPPNU khususnya di Dusun Pakel Sumberpucung. (nug)

Rabu, 23 November 2016

MENUJU DEKLARASI ANAK RANTING PERTAMA, IPNU IPPNU SUMBERPUCUNG PERSIAPKAN SEKOLAH 3B EDISI II DAN KHOTMIL QURAN

Salam 3B untuk Indonesia
Pelajar NU Online – Bertempat dirumah Ketua IPPNU Sumberpucung, Rekanita Firza Syaiba Asnha, para anggota baru IPNU IPPNU Sumberpucung melakukan koordinasi kegiatan deklarasi anak ranting IPNU IPPNU Dusun Pakel dan Sekolah 3B edisi kedua, Minggu (20/11/2016). Rapat yang diikuti anggota baru ini membahas berbagai persiapan untuk kegiatan.

Dengan dibimbing oleh Ketua IPNU dan IPPNU, anggota baru yang menjadi panitia belajar bagaimana mengorganisasi sebuah kegiatan. Hasilnya dari pertemuan pagi itu adalah pembagian tugas untuk mengisi acara seperti MC, Qori, Dirijen dan lain sebagainya. Tidak seperti sebelumnya, hasil pertemuan itu juga menjadi ajang unjuk gigi para anggota baru untuk mengeksplor kemampuannya.

“Dalam setiap kegiatan akan selalu ada sesuatu yang baru dalam hal pengisi acara. Seluruh pengurus dan anggota baru akan dapat kesempatan yang sama”, kata Firza. Selain itu, forum tersebut juga menjadi ajang pematangan konsep kegiatan.

Menurut rencana, akan dilaksanakan kegiatan deklarasi anak ranting IPNU IPPNU Dusun Pakel hari Sabtu esok tepatnya (26/11/2016). Ini akan menjadi momen sejarah pertama didirikannya anak ranting di Kecamatan Sumberpucung IPNU IPPNU. Ini juga menjadi penanda bangkitnya para pemuda.

Tidak hanya itu, kegiatan yang dirangkai dengan Sekolah 3B itu juga akan mengadakan sholawat diba dan ngaji kitab pada malam hari setelah sholat Isya berjamaah. Pagi harinya akan ditutup dengan kegiatan khotmil quran. Hal demikian adalah dalam rangka menghidupkan roh organisasi dibawah IPNU IPPNU.


Salah satu pembina IPNU IPPNU Sumberpucung pernah mengungkapkan kata-kata motivasi kepada para kadernya. Kyai Abdullah SAM, pengasuh Pesantren Rakyat dan juga pembina IPNU IPPNU Sumberpucung sering mengatakan bahwa teruslah membuat kegiatan dalam organisasi karena roh organisasi adalah kegiatan. Inilah yang berusaha dilakukan secara istiqomah oleh para pengurus IPNU IPPNU Sumberpucung dengan melakukan pertemuan rutin setiap minggunya. (cha)

Kamis, 17 November 2016

SEKOLAH 3B EDISI 1: AJAK PESERTA UNTUK ‘MENGAJI’ DAN MENJAWAB TANTANGAN GLOBALISASI BERSAMA IPNU IPPNU

Serius: Dari kiri Alvian, Sinta dan Yogie saat memberikan materi di diskusi kepemudaan
Pelajar NU Online – Sekolah 3B edisi perdana telah diresmikan oleh Kyai Abdullah SAM beberapa waktu lalu, tepatnya pada hari Sabtu (05/11/2016). Peserta dalam kegiatan ini didominasi oleh pelajar, khususnya pelajar se-Kecamatan Sumberpucung. Kegiatan pada saat itu tidak hanya ceremonial peresmian saja namun dilanjutkan dengan kegiatan diskusi kepemudaan dan bedah film yang dibawakan oleh kader-kader terbaik dari IPNU IPPNU.

Aditya Yogie, Alvian dan Sinta Dewi membawakan materi pertama yakni diskusi kepemudaan. Hal tersebut menjadi penting mengingat IPNU IPPNU adalah sebuah organisasi kepemudaan  dan pelajar dibawah naungan Nahdlatul Ulama. Pada sesi materi tersebut para pemateri mengajak sekitar 50 pelajar yang mengikuti forum untuk tidak hanya fokus dalam belajar di sekolah saja.

“Sekolah adalah salah satu tempat penting kita untuk mencari ilmu yang sifatnya umum. Namun, jangan lupa bahwa kita juga harus meningkatkan ilmu agama kita dengan ikut mengaji di TPQ, Madin, Pesantren”, cetus Sinta.

Diskusi panel tersebut juga menjadi forum yang menarik karena pemateri memberikan pandangan berbeda sehingga memperkaya diskusi malam itu. Hal demikian seperti yang disampaikan oleh Alvian.

“Pemuda sekarang telah menghadapi era globalisasi yang sedemikan rupa. Apa yang baik dari globalisasi mari kita gunakan sebaik-baiknya”, pungkas Koordinator Bidang Organisasi IPNU Sumberpucung

Lebih jauh lagi Mahasiswa Strata-1 Jurusan Hukum UNIKAMA menyatakan hal senada dengan Sinta.   “Kita juga harus membentengi diri kita dari pengaruh buruk globalisasi. Bagaimana caranya?”, tanya Alvian kepada peserta.

“Salah satu caranya adalah dengan mengikuti kegiatan-kegiatan positif, seperti di IPNU IPPNU. Disini kita diajari berorganisasi, melatih kemampuan soft skill, kepemimpinan dan lain sebagainya. Yang terpenting dan paling penting adalah tetap terus diajak mengaji dan belajar”, lanjut Alvian.

Sedangkan Yogie memberikan pandangannya tentang kepemimpinan seperti motivasi yang diberikan. “Pemuda adalah pemimpin masa depan”, seru Wakil Ketua II IPNU Sumberpucung.

Seusai istirahat shalat Isya, peserta kembali mengikuti kegiatan menarik lainnya. Kali ini, Muhammad Anis Yahya, Ketua IPNU Kecamatan Donomulyo mengajak peserta menyaksikan dan membedah film Sang Kyai. Seperti diketahui, film tersebut menceritakan tentang perjuangan para ulama di bawah komando Hadaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari ketika melawan penjajah.

Sekolah 3B edisi pertama itu direspon antusias oleh seluruh peserta yang ikut, tak terkecuali para pengurus IPNU IPPNU Sumberpucung. Harapan dari seluruh anggota adalah bisa melaksakan kegiatan rutin semacam ini dengan berbagai materi dan forum yang berbeda, meminjam istilah umum “Serupa Tapi Tak Sama”. (cha)


Senin, 14 November 2016

JAWAB TANTANGAN KADERISASI, IPNU IPPNU SUMBERPUCUNG GAGAS SEKOLAH 3B

Antusias: Kegiatan Pembukaan Sekolah 3B PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung
Pelajar NU Online - IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang menginisiasi sebuah sekolah yang dinamakan Sekolah 3B (Belajar, Berjuang, Bertaqwa). Sekolah inipun telah diresmikan oleh Kyai Abdullah SAM, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung di TPQ Darussalam Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung pada hari Sabtu lalu (05/11/2016). Hadir dalam kegiatan peresmian ini selain Kyai Abdullah SAM adalah Muspika Sumberpucung yang diwakili oleh Polsek beserta Koramil Sumberpucung, Pengurus MWC NU Sumberpucung beserta Banom (Badan Otonom), Kepala Desa Karangkates, dan seluruh pelajar se-Kecamatan Sumberpucung.

Sekolah 3B akan dilaksanakan rutin setiap dua minggu sekali. Di sekolah ini pengurus, kader dan anggota IPNU IPPNU bisa dikatakan wajib mengikutinya karena ini adalah menjadi salah satu wadah kaderisasi untuk mendidik dan melatih para aktifis IPNU IPPNU untuk senantiasa siap menghadapi situasi apapun baik di sekolah maupun masyarakat.

“Sekolah 3B ini bisa dikatakan salah satu kegiatan anti-mainstream yang digagas oleh PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung. Berangkat dari sini, para pengurus, kader dan anggota akan dibekali berbagai ilmu dan pengalaman yang bersifat praksis”, jelas Chandra, Ketua IPNU Sumberpucung.

“Kita bisa belajar bagaimana mengimami tahlil, istigosah, shalawatan, yasinan dan sebagainya. Tidak itu saja, siapa saja pelajar yang ingin belajar menjadi MC, ahli pidato, bermain musik, teknik persidangan, dan banyak hal sebisa mungkin akan difasilitasi melalui Sekolah 3B ini”, lanjut Chandra.

Kegiatan yang dimotori oleh kepengurusan PAC IPNU IPPNU Sumberpucung masa khidmat 2016-2018 itu tidak hanya diperuntukkan untuk pengurus atau anggota yang telah mengikuti kaderisasi formal tingkat awal, MAKESTA. Lebih daripada itu, seluruh pelajar baik di sekolah umum maupun sekolah dibawah naungan Ma’rif, santri TPQ, Madin, dan Pondok Pesantren diperbolehkan mengikuti kegiatan rutinan ini.

“Kami ingin mengembangkan sayap dengan mengajak seluruh pelajar untuk bergabung dengan kegiatan-kegiatan IPNU IPPNU salah satunya Sekolah 3B ini karena telah banyak pelajar-pelajar yang telah acuh dan apatis dengan kegiatan keorganisasian. Tidak hanya itu, tetapi juga untuk menjawab tantangan kaderisas di zaman sekarang”, pungkas Ketua IPNU alumnus UIN Malang itu.

Sekolah yang digagas oleh 9 kader baik dari IPNU maupun IPPNU Sumberpucung itu menarik perhatian dari berbagai pihak. Tak ayal, banyak dukungan yang diberikan untuk terus melanjutkan kegiatan ini, salah satunya dari Ust. Nurul Hidayat, Sekretaris MWC NU Kecamatan Sumberpucung.

“Kegiatan seperti ini sangat baik dan saya berharap bisa dilaksanakan safari ke tempat-tempat lainnya di seluruh desa di Kecamatan Sumberpucung”, harap Nurul.

Hal tersebut juga diamini oleh Kyai Abdullah dalam sambutan peresmian Sekolah 3B sembari berpesan kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan.

“Dengan semangat belajar, berjuang, bertaqwa, sebagai pelajar harus senantiasa meningkatkan semangat belajarnya salah satunya dengan membaca buku”, himbau Kyai Abdullah sembari menyebutkan ungkapan dari salah satu tokoh muslim, Ibnu Rusd.

“Saya tidak pernah berhenti belajar, membaca hanya pada dua malam, yaitu malam pengantin dan malam kematian”, Kyai Abdullah ketika mengumpamakan kata-kata Ibnu Rusd. (ncp)