Selamat Datang di Laman Resmi PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung

Rabu, 23 November 2016

MENUJU DEKLARASI ANAK RANTING PERTAMA, IPNU IPPNU SUMBERPUCUNG PERSIAPKAN SEKOLAH 3B EDISI II DAN KHOTMIL QURAN

Salam 3B untuk Indonesia
Pelajar NU Online – Bertempat dirumah Ketua IPPNU Sumberpucung, Rekanita Firza Syaiba Asnha, para anggota baru IPNU IPPNU Sumberpucung melakukan koordinasi kegiatan deklarasi anak ranting IPNU IPPNU Dusun Pakel dan Sekolah 3B edisi kedua, Minggu (20/11/2016). Rapat yang diikuti anggota baru ini membahas berbagai persiapan untuk kegiatan.

Dengan dibimbing oleh Ketua IPNU dan IPPNU, anggota baru yang menjadi panitia belajar bagaimana mengorganisasi sebuah kegiatan. Hasilnya dari pertemuan pagi itu adalah pembagian tugas untuk mengisi acara seperti MC, Qori, Dirijen dan lain sebagainya. Tidak seperti sebelumnya, hasil pertemuan itu juga menjadi ajang unjuk gigi para anggota baru untuk mengeksplor kemampuannya.

“Dalam setiap kegiatan akan selalu ada sesuatu yang baru dalam hal pengisi acara. Seluruh pengurus dan anggota baru akan dapat kesempatan yang sama”, kata Firza. Selain itu, forum tersebut juga menjadi ajang pematangan konsep kegiatan.

Menurut rencana, akan dilaksanakan kegiatan deklarasi anak ranting IPNU IPPNU Dusun Pakel hari Sabtu esok tepatnya (26/11/2016). Ini akan menjadi momen sejarah pertama didirikannya anak ranting di Kecamatan Sumberpucung IPNU IPPNU. Ini juga menjadi penanda bangkitnya para pemuda.

Tidak hanya itu, kegiatan yang dirangkai dengan Sekolah 3B itu juga akan mengadakan sholawat diba dan ngaji kitab pada malam hari setelah sholat Isya berjamaah. Pagi harinya akan ditutup dengan kegiatan khotmil quran. Hal demikian adalah dalam rangka menghidupkan roh organisasi dibawah IPNU IPPNU.


Salah satu pembina IPNU IPPNU Sumberpucung pernah mengungkapkan kata-kata motivasi kepada para kadernya. Kyai Abdullah SAM, pengasuh Pesantren Rakyat dan juga pembina IPNU IPPNU Sumberpucung sering mengatakan bahwa teruslah membuat kegiatan dalam organisasi karena roh organisasi adalah kegiatan. Inilah yang berusaha dilakukan secara istiqomah oleh para pengurus IPNU IPPNU Sumberpucung dengan melakukan pertemuan rutin setiap minggunya. (cha)

Kamis, 17 November 2016

SEKOLAH 3B EDISI 1: AJAK PESERTA UNTUK ‘MENGAJI’ DAN MENJAWAB TANTANGAN GLOBALISASI BERSAMA IPNU IPPNU

Serius: Dari kiri Alvian, Sinta dan Yogie saat memberikan materi di diskusi kepemudaan
Pelajar NU Online – Sekolah 3B edisi perdana telah diresmikan oleh Kyai Abdullah SAM beberapa waktu lalu, tepatnya pada hari Sabtu (05/11/2016). Peserta dalam kegiatan ini didominasi oleh pelajar, khususnya pelajar se-Kecamatan Sumberpucung. Kegiatan pada saat itu tidak hanya ceremonial peresmian saja namun dilanjutkan dengan kegiatan diskusi kepemudaan dan bedah film yang dibawakan oleh kader-kader terbaik dari IPNU IPPNU.

Aditya Yogie, Alvian dan Sinta Dewi membawakan materi pertama yakni diskusi kepemudaan. Hal tersebut menjadi penting mengingat IPNU IPPNU adalah sebuah organisasi kepemudaan  dan pelajar dibawah naungan Nahdlatul Ulama. Pada sesi materi tersebut para pemateri mengajak sekitar 50 pelajar yang mengikuti forum untuk tidak hanya fokus dalam belajar di sekolah saja.

“Sekolah adalah salah satu tempat penting kita untuk mencari ilmu yang sifatnya umum. Namun, jangan lupa bahwa kita juga harus meningkatkan ilmu agama kita dengan ikut mengaji di TPQ, Madin, Pesantren”, cetus Sinta.

Diskusi panel tersebut juga menjadi forum yang menarik karena pemateri memberikan pandangan berbeda sehingga memperkaya diskusi malam itu. Hal demikian seperti yang disampaikan oleh Alvian.

“Pemuda sekarang telah menghadapi era globalisasi yang sedemikan rupa. Apa yang baik dari globalisasi mari kita gunakan sebaik-baiknya”, pungkas Koordinator Bidang Organisasi IPNU Sumberpucung

Lebih jauh lagi Mahasiswa Strata-1 Jurusan Hukum UNIKAMA menyatakan hal senada dengan Sinta.   “Kita juga harus membentengi diri kita dari pengaruh buruk globalisasi. Bagaimana caranya?”, tanya Alvian kepada peserta.

“Salah satu caranya adalah dengan mengikuti kegiatan-kegiatan positif, seperti di IPNU IPPNU. Disini kita diajari berorganisasi, melatih kemampuan soft skill, kepemimpinan dan lain sebagainya. Yang terpenting dan paling penting adalah tetap terus diajak mengaji dan belajar”, lanjut Alvian.

Sedangkan Yogie memberikan pandangannya tentang kepemimpinan seperti motivasi yang diberikan. “Pemuda adalah pemimpin masa depan”, seru Wakil Ketua II IPNU Sumberpucung.

Seusai istirahat shalat Isya, peserta kembali mengikuti kegiatan menarik lainnya. Kali ini, Muhammad Anis Yahya, Ketua IPNU Kecamatan Donomulyo mengajak peserta menyaksikan dan membedah film Sang Kyai. Seperti diketahui, film tersebut menceritakan tentang perjuangan para ulama di bawah komando Hadaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari ketika melawan penjajah.

Sekolah 3B edisi pertama itu direspon antusias oleh seluruh peserta yang ikut, tak terkecuali para pengurus IPNU IPPNU Sumberpucung. Harapan dari seluruh anggota adalah bisa melaksakan kegiatan rutin semacam ini dengan berbagai materi dan forum yang berbeda, meminjam istilah umum “Serupa Tapi Tak Sama”. (cha)


Senin, 14 November 2016

JAWAB TANTANGAN KADERISASI, IPNU IPPNU SUMBERPUCUNG GAGAS SEKOLAH 3B

Antusias: Kegiatan Pembukaan Sekolah 3B PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung
Pelajar NU Online - IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang menginisiasi sebuah sekolah yang dinamakan Sekolah 3B (Belajar, Berjuang, Bertaqwa). Sekolah inipun telah diresmikan oleh Kyai Abdullah SAM, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung di TPQ Darussalam Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung pada hari Sabtu lalu (05/11/2016). Hadir dalam kegiatan peresmian ini selain Kyai Abdullah SAM adalah Muspika Sumberpucung yang diwakili oleh Polsek beserta Koramil Sumberpucung, Pengurus MWC NU Sumberpucung beserta Banom (Badan Otonom), Kepala Desa Karangkates, dan seluruh pelajar se-Kecamatan Sumberpucung.

Sekolah 3B akan dilaksanakan rutin setiap dua minggu sekali. Di sekolah ini pengurus, kader dan anggota IPNU IPPNU bisa dikatakan wajib mengikutinya karena ini adalah menjadi salah satu wadah kaderisasi untuk mendidik dan melatih para aktifis IPNU IPPNU untuk senantiasa siap menghadapi situasi apapun baik di sekolah maupun masyarakat.

“Sekolah 3B ini bisa dikatakan salah satu kegiatan anti-mainstream yang digagas oleh PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sumberpucung. Berangkat dari sini, para pengurus, kader dan anggota akan dibekali berbagai ilmu dan pengalaman yang bersifat praksis”, jelas Chandra, Ketua IPNU Sumberpucung.

“Kita bisa belajar bagaimana mengimami tahlil, istigosah, shalawatan, yasinan dan sebagainya. Tidak itu saja, siapa saja pelajar yang ingin belajar menjadi MC, ahli pidato, bermain musik, teknik persidangan, dan banyak hal sebisa mungkin akan difasilitasi melalui Sekolah 3B ini”, lanjut Chandra.

Kegiatan yang dimotori oleh kepengurusan PAC IPNU IPPNU Sumberpucung masa khidmat 2016-2018 itu tidak hanya diperuntukkan untuk pengurus atau anggota yang telah mengikuti kaderisasi formal tingkat awal, MAKESTA. Lebih daripada itu, seluruh pelajar baik di sekolah umum maupun sekolah dibawah naungan Ma’rif, santri TPQ, Madin, dan Pondok Pesantren diperbolehkan mengikuti kegiatan rutinan ini.

“Kami ingin mengembangkan sayap dengan mengajak seluruh pelajar untuk bergabung dengan kegiatan-kegiatan IPNU IPPNU salah satunya Sekolah 3B ini karena telah banyak pelajar-pelajar yang telah acuh dan apatis dengan kegiatan keorganisasian. Tidak hanya itu, tetapi juga untuk menjawab tantangan kaderisas di zaman sekarang”, pungkas Ketua IPNU alumnus UIN Malang itu.

Sekolah yang digagas oleh 9 kader baik dari IPNU maupun IPPNU Sumberpucung itu menarik perhatian dari berbagai pihak. Tak ayal, banyak dukungan yang diberikan untuk terus melanjutkan kegiatan ini, salah satunya dari Ust. Nurul Hidayat, Sekretaris MWC NU Kecamatan Sumberpucung.

“Kegiatan seperti ini sangat baik dan saya berharap bisa dilaksanakan safari ke tempat-tempat lainnya di seluruh desa di Kecamatan Sumberpucung”, harap Nurul.

Hal tersebut juga diamini oleh Kyai Abdullah dalam sambutan peresmian Sekolah 3B sembari berpesan kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan.

“Dengan semangat belajar, berjuang, bertaqwa, sebagai pelajar harus senantiasa meningkatkan semangat belajarnya salah satunya dengan membaca buku”, himbau Kyai Abdullah sembari menyebutkan ungkapan dari salah satu tokoh muslim, Ibnu Rusd.

“Saya tidak pernah berhenti belajar, membaca hanya pada dua malam, yaitu malam pengantin dan malam kematian”, Kyai Abdullah ketika mengumpamakan kata-kata Ibnu Rusd. (ncp)

Jumat, 11 November 2016

5 BANDARA PALING UNIK DUNIA

Pelajar NU Online - Hari ini penerbangan adalah sebuah kesenangan seperti orang-orang yang  senang berbisnis. Bandara dan pesawat-pesawat terbang ini dapat kita temukan hampir setiap sudut di belahan bumi ini untuk mencapai berbagai tempat yang sangat jauh untuk dicapai. Oleh karena itu, terjadi pergeseran kebiasaan yang awalnya naik pesawat hanya sebuah kebutuhan menjadi sebuah kesenangan dalam penerbangan.

Desain dari sebuah bandara pun akhirnya juga mengalami pergeseran, dari yang simple dan fungsionalis menjadi sangat unik dan terkadang merefleksikan lokalitas budaya dalam desain airport atau bandara itu sendiri.

Bagi para pengunjung di setiap Negara, sebuah bandara dapat memainkan peran penting terhadap persepsi orang terhadap suatu Negara. Bandara dapat menggambarkan bagaimana keadaan suatu Negara dan bandara yang bagus juga memiliki peran penting dalam pariwisata. Berikut adalah 5 bandara terunik yang berhasil dihimpun oleh redaksi Pelajar NU Online.

Kevlafik Airport
1. Keflavik International Airport, Islandia
Bersamaan dengan keindahan alam, dataran, gunung-gunung dan perairan Islandia membuat Keflavik International Airport menawarkan cerita yang menarik. Bandara ini dibangun selama perang dunia ke II oleh pasukan militer Amerika yang diperuntukkan sebagai persinggahan armada udara Amerika untuk mengangkut senjata. Setelah 1947, bandara ini diberikan kepada Islandia dan beralih nama menjadi Keflavik. Lebih dari pada itu, pemandangan indah dapat dilihat dari dalam bandara, terlebih pemandangan air panas Islandia yang mendunia.

King Abdul Aziz Airport
2. King Abdul Aziz Airport, Saudi Arabia
Bandara ini menjadi bandara tersibuk di negaranya. Luas bandara ini tak kurang dari 15 km termasuk terminal mewah, rumah staff dan fasilitas-fasilitasnya dan sebagaimana yang digunakan oleh Royal Saudi Force.

King Abdul Aziz Airport mampu mengakomodasi 80.000 penumpang haji dalam satu terminal dan 27 juta penumpang per tahun. Di area ini juga di bingkai dengan 21 tenda fiberglass berlapis Teflon putih dan mendapat penghargaan dari Aga Khan Award 1983 karena desain yang menawan dan sangat imajinatif pada sistem langit-langit bandara.

Courchevel Altiport
3. Courchevel Altiport, Perancis
Bandara satu ini unik karena berada di balik bukit-bukit es. Para pilot handal saja yang dapat mendaratkan pesawatnya disini karena sebelum mendarat harus melintasi bukit dengan kemiringan penerbangan sampai 18,5 derajat.

Lebih dari 6500 kaki ketinggian bukit es menjadi daya tarik tersendiri. Faktanya, film James Bond, Tomorrow Never Dies juga mengambil gambar pada tempat ini. Courchevel Altiport juga dinobatkan sebagai bandara terindah dan terekstrem versi History Channels tahun 2010.

Marrakech Menara Airport
4. Marrakech Menara Airport, Maroko
Sebuah bandara dengan desain kultur yang unik, Marrakech Menara Airport dibuat dengan desain ornamen islam klasik dan ukiran alam yang menyerupai berlian. Bandara ini merepresentasikan karya seni fenomenal di dalamnya karena arsitekturnya juga menyerupai stadion sepak bola yang tampak indah terlihat dari luar.

Dalam sejarah, bandara Marrakech juga pernah menjadi basis militer pada perang dunia ke II. Tempat dimana menjadi basis penyuplai persenjataan untuk para prajurit. Selain itu, bandara ini juga mampu menampung sedikitnya 4.5 juta penumpang setiap tahunnya.

 Wellington International Airport
5. Wellington International Airport, Selandia Baru
Terkadang banyak kritikus yang menyebut Wellington International Airport sebagai bandara terburuk di dunia. Mengapa demikian, karena desain bandara yang menyerupai batu itu dianggap kuno. Namun siapa sangka, bandara yang dibangun diatas tanah 270 hektar ini malah mendapat beberapa penghargaan karena keunikannya itu.

Dalam setahun bandara ini mampu menampung kurang lebih 3 juta penumpang. Hal yang menarik lagi adalah ketika landing, pesawat sering terjadi yang sering dikenal dengan turbulensi karena hembusan angin khas yang kuat dari Selandia Baru. [ncp]

Oleh Nugraha Chandra Pratama
Ketua PAC IPNU Sumberpucung 2016-2018

Sumber: www.escapehere.com

LEGENDA GAGAK HITAM

Ilustrasi
Pelajar NU Online - “Blarrr”, petir tiba-tiba menyambar didepan rumah Ayga. Disusul dengan hujan yang sangat deras terlihat genangan darah mengalir bersama dengan air hujan menuju selokan sebuah pemukiman yang kini terlihat porak – poranda. Ayga yang baru pulang dari hutan hanya berdiri terpaku dengan bulir – bulir tetesan air matanya yang dibarengi dengan tetesan air hujan dipipinya.

Dengan gemetaran dia melihat tumpukan mayat teman,saudara,dan tetangga di pemukimannya. Sambil mengumpulkan kebaranian dia mulai mendekat ke tumpukan mayat. Kaki Ayga yang sedari tadi menopang tubuhnya tiba – tiba langsung lemas seperti tak bertulang. Tepat dihadapan mayat ibu dan ayahnya dia terduduk , air mata yang tadi dia coba tahan sudah tak kuat lagi membendung kepedihan yang dideritanya. Deras air hujan kala itu kalah dengan derasnya air mata Ayga, rasa sedih dan marah ia coba tahan sekuat mungkin.Dengan lirih Ayga berkata pada dirinya sendiri “ Aku berjanji akan menjadi seorang yang kuat….”

Ayga mencoba untuk berdiri sambil melihat disekitar tumupukan mayat. “ Ayo cepat segera ledakkan tempat kumuh ini” terdengar suara pria dari kejauhan,mengejutkan Ayga yang masih sedih melihat orang – orang yang disayanginya terbunuh dengan sadis. Dengan tergesa-gesa Ayga lari menuju rumah tetua pemukimannya, dia masih ingat pesan tetuanya”Kalian semua adalah pewaris dari tanah ini, kotak yang ku pegang ini berisi sesuatu yang berguna bagi kalian kelak. Kalian boleh membuka kotak ini dengan seizinku, karna kalian adalah pemuda – pemuda yang hebat , termasuk kau Ayga”. Dia mencari – cari dimana tetua menyimpan kotak itu, dengan rasa sedih,marah, bercampur dalam hatinya. Langkah kaki Ayga terhenti ketika ia melihat sebuah pintu kamar.

Dengan berhati – hati dia mulai menggerakkan pintu kamar di dalam rumah tetua. Di dekat tempat tidur tetua dia temukan selembar kertas diatas kotak  yang dia cari – cari, selang beberapa detik terdengar suara lagi “Hei, kau cepat pasang peledak itu aku ingin tempat ini segera rata dengan tanah”. Ayga langsung mengambil secarik kertas dan kotak rahasia milik tetua dan keluar dari rumah tetua lewat jendela di sebelah kamar. Kaki yang tadinya lemas Ia paksa untuk berlari secepat mungkin menuju hutan. Sambil meletakkan kotak  di bawah pohon di pinggir hutan dan memasukkan kertas di kantongnya dia melompat ,menggapai dahan pohon.Digenggamnya erat – erat dahan pohon dengan tangan kirinya, dia mulai melihat pemukimannya dari pinggiran hutan. “Ddaaarrrr…..” rumah – rumah di pemukiman yang tadinya sedikit menjulang ke atas karna atapnya yang mengerucut langsung rata dengan tanah.Disusul dengan sekelompok orang yang berbondong – bondong menuju pemukiman sambil berteriak kegirangan. Sambil menenteng senjata api seseorang dari mereka mulai menghisap rokok cerutunya,  “Tuan misi ini telah kami lakukan sesuai dengan keinginan anda” katanya sambil menghisap rokoknya lagi. Bosnya dengan tersenyum menjawab“Bagus, seharusnya sudah dari dulu aku racuni mereka kemudian aku bunuh mereka dengan ini” sambil memegang senjata api dengan jenis ak47.

Ayga yang mengawasi dari pinggirian hutan ternyata masih bisa mendengar samar – samar perbincangan tersebut, hujan deras yang menemani peristiwa tragis Ayga mulai menghilang. Matahari mulai menampakkan  warna oranyenya yang memberikan tanda bahwa malam akan segera datang. “tskk..” terdengar suara di semak dekat tempat Ayga menaruh kotak.

Tatapan mata yang tadinya masih bercampur dengan air mata berubah menjadi tajam menusuk melihat semak – semak. Ia pun melompat dan melemparkan belati yang ada di disakunya. “Ssskkk” suara yang menandakan bahwa belati lemparan Ayga tepat sasaran. Dengan berhati – hati Ayga memnyibak semak – semak.”Sial,ternyata hanya ular” sambil mengambil belati yang tepat menancap di kepala ular. Ayga yang masih bingung bagamiana meneruskan hidupnya mengambil kotak mandat dari tetuanya dan mengambil ular yang tadi dia bunuh sambil berkata “ setidaknya untuk sekarang aku akan mencoba bertahan hidup”. Ayga mulai berjalan masuk kedalam hutan yang dipenuhi dengan hewan buas.

“Crass…” suara percikan api buatan Ayga mulai membara ditumpukan kayu yang dibalik gelap dan dinginnya hutan. Ayga mulai merogoh kantong dan mengambil secarik kertas yang belum sempat Ia baca. “Ayga, kami tahu kau akan selamat karna kau adalah pemuda yang pemberani. Di dalam kotak itu berisi senjata,pakaian dan beberapa emas yang sengaja kami kumpulkan agar kau bisa bertahan hidup dan memperjuangkan keadilan didunia ini. Belajarlah menggunakan senjata turun temurun yang ada di dalam kotak itu. Tertanda tetua.”

Oleh Aditya Yogie S.
Wakil Ketua II PAC IPNU Sumberpucung