Pelajar NU Online - Hari ini penerbangan adalah
sebuah kesenangan seperti orang-orang yang senang berbisnis. Bandara dan
pesawat-pesawat terbang ini dapat kita temukan hampir setiap sudut di belahan
bumi ini untuk mencapai berbagai tempat yang sangat jauh untuk dicapai. Oleh
karena itu, terjadi pergeseran kebiasaan yang awalnya naik pesawat hanya sebuah
kebutuhan menjadi sebuah kesenangan dalam penerbangan.
Desain dari sebuah bandara pun
akhirnya juga mengalami pergeseran, dari yang simple dan fungsionalis menjadi
sangat unik dan terkadang merefleksikan lokalitas budaya dalam desain airport
atau bandara itu sendiri.
Bagi para pengunjung di setiap
Negara, sebuah bandara dapat memainkan peran penting terhadap persepsi orang
terhadap suatu Negara. Bandara dapat menggambarkan bagaimana keadaan suatu
Negara dan bandara yang bagus juga memiliki peran penting dalam pariwisata.
Berikut adalah 5 bandara terunik yang berhasil dihimpun oleh redaksi Pelajar NU Online.
Bersamaan dengan keindahan
alam, dataran, gunung-gunung dan perairan Islandia membuat Keflavik
International Airport menawarkan cerita yang menarik. Bandara ini dibangun
selama perang dunia ke II oleh pasukan militer Amerika yang diperuntukkan
sebagai persinggahan armada udara Amerika untuk mengangkut senjata. Setelah
1947, bandara ini diberikan kepada Islandia dan beralih nama menjadi Keflavik. Lebih dari pada itu, pemandangan indah dapat dilihat dari dalam
bandara, terlebih pemandangan air panas Islandia yang mendunia.
Bandara ini menjadi bandara
tersibuk di negaranya. Luas bandara ini tak kurang dari 15 km termasuk terminal
mewah, rumah staff dan fasilitas-fasilitasnya dan sebagaimana yang digunakan
oleh Royal Saudi Force.
King Abdul Aziz Airport mampu
mengakomodasi 80.000 penumpang haji dalam satu terminal dan 27 juta penumpang per
tahun. Di area ini juga di bingkai dengan 21 tenda fiberglass berlapis Teflon
putih dan mendapat penghargaan dari Aga Khan Award 1983 karena desain yang
menawan dan sangat imajinatif pada sistem langit-langit bandara.
Bandara satu ini unik karena
berada di balik bukit-bukit es. Para pilot handal saja yang dapat mendaratkan
pesawatnya disini karena sebelum mendarat harus melintasi bukit dengan
kemiringan penerbangan sampai 18,5 derajat.
Lebih dari 6500 kaki ketinggian
bukit es menjadi daya tarik tersendiri. Faktanya, film James Bond, Tomorrow
Never Dies juga mengambil gambar pada tempat ini. Courchevel Altiport juga
dinobatkan sebagai bandara terindah dan terekstrem versi History Channels tahun
2010.
Sebuah bandara dengan desain
kultur yang unik, Marrakech Menara Airport dibuat dengan desain ornamen islam
klasik dan ukiran alam yang menyerupai berlian. Bandara ini merepresentasikan
karya seni fenomenal di dalamnya karena arsitekturnya juga menyerupai stadion
sepak bola yang tampak indah terlihat dari luar.
Dalam sejarah, bandara
Marrakech juga pernah menjadi basis militer pada perang dunia ke II. Tempat
dimana menjadi basis penyuplai persenjataan untuk para prajurit. Selain itu,
bandara ini juga mampu menampung sedikitnya 4.5 juta penumpang setiap tahunnya.
Terkadang banyak kritikus yang
menyebut Wellington International Airport sebagai bandara terburuk di dunia.
Mengapa demikian, karena desain bandara yang menyerupai batu itu dianggap kuno.
Namun siapa sangka, bandara yang dibangun diatas tanah 270 hektar ini malah
mendapat beberapa penghargaan karena keunikannya itu.
Dalam setahun bandara ini mampu
menampung kurang lebih 3 juta penumpang. Hal yang menarik lagi adalah ketika
landing, pesawat sering terjadi yang sering dikenal dengan turbulensi karena
hembusan angin khas yang kuat dari Selandia Baru. [ncp]
Oleh Nugraha Chandra Pratama
Ketua PAC IPNU Sumberpucung 2016-2018







